Kamis, Juni 26

Indahnya Berprasangka Baik

Kisah 2 laki-laki bersaudara bekerja di sebuah perusahaan. Mereka berdua aktif memperdalam Dienul Islam. Keduanya pun bersemangat mengamalkan Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan semaksimal mungkin. Dari rumah orangtua mereka, keduanya harus menempuh jarak 10 km untuk sampai ketempat menuntut ilmu.

Salah satu aktifitas seorang kakak adalah selalu berdoa kepada Allah SWT. Ia memohon agar Allah memberikannya rejeki sebuah mobil, yang harapannya dapat digunakan bersama-sama saat pergi mengaji. Tak lama kemudian sebuah mobil dia miliki. Lain waktu, sang kakak berdoa memohon seorang istri yang sempurna, Allah pun mengabulkannya, ia menikah dengan seorang perempuan sholeh nan cantik. Berturut-turut sang kakak memohon kepada Allah akan sebuah rumah yang nyaman, pekerjaan yang layak, dll. Dengan i'tikad agar lebih ringan dalam mendekatkan diri kepada Allah. Dan Allah selalu mengabulkan semua doanya. 

Sementara itu, sang adik tak ada perubahan sama sekali, hidupnya tetap sederhana. Menempati rumah peninggalan orangtuanya yang dulu di tempati bersama dengan kakaknya. Belakangang sang kakak sibuk sekali dengan pekerjaannya. Sebab kesibukan inilah sehingga dia tidak dapat lagi mengikuti pengajian rutin sebagaimana biasanya. Maka seperti semula sang adik tetap berjalan kaki  ke tempat pengajiaanya, sendirian. 

Sang kakak, suatu malam termenung, menikmati perenungan akan hidupnya. Sang kakak membandingkan perjalanan hidupnya dengan perjalanan hidup adiknya. Dia ingat betul bahwa adiknya selalu membaca selembar kertas saat berdoa, menandakan dia tidak pernah hafal bacaan untuk berdoa. Lalu, ia menemui adiknya dan menasihati adinya agar selalu berdoa kepada Allah dan berupaya untuk membersihkan hatinya. Karena dia merasa adiknya masih berhati kotor sehingga doa-doanya tak satupun dikabulkan Allah swt. Sang adik terenyuh dan merasa sanat bersyukur sekali mempunyai kakak yang begitu menyayanginya. Ia berterimakasih kepada kakaknya atas nasehat itu. 

Seiring berjalannya waktu, sang adik lebih dulu menghadap sang  Khaliq. Sang kakak sangat sedih dan sangat merasa kehilangan. Sang kakak masih berpikiran bahwa adiknya meninggal dalam keadaan kotor hatinya. Karena selama hidupnya, doanya tak pernah terkabul. Sepeninggalan adiknya, sang kakak membereskan rumah peninggalan orang tuanya sesuai dengan amanah adiknya untuk dijadikan mushalla. Saat melipat sajadah, matanya tertuju pada selembar kertas di lipatan sajadah yang biasa dipakai adiknya. Kertas itu berisi lafadz doa, Al Fatihah, Shalawat, doa untuk guru mereka, doa selamat dan di akhir kalimat nya tertulis doa:

"YA ALLAH, TIADA SESUATU PUN YANG LUPUT DARI PENGETAHUAN-MU, AMPUNILAH AKU DAN KAKAKKU...KABULKANLAH SEGALA DOA KAKAKKU, BERSIHKANLAH HATIKU, DAN BERIKANLAH KEMULIAAN HIDUP UNTUK KAKAKKU DI DUNIA DAN AKHIRAT"

Sebait doa itu, membuat sang kakak berlinang air mata, dan haru biru memnuhi dadanya. Tak dinyana ternyata adiknya tak pernah sama sekali berdoa untuk memenuhi nafsu duniawinya. 

#Hari ini, kita belajar tentang arti sebuah istiqomah, doa dan husnudhon. Betapa kita sering terlalaikan dengan kesibukan kita. Dan tidak sadar kita telah jauh meninggalkan Allah. Bahkan kita merasa apa yang telah kita gapai adalah kesuksesan, sementara orang lain dalam kegagalan. 
Mari belajar untuk melihat saudara kita dalam sudut pandang kebaikan. Bukan dalam konteks prasangka palagi permusuhan.

June, 26, 2014 22:03
@W FM

Kamis, Mei 8

Teruntuk Saudaraku


Waktu terus berjalan dan kerja-kerja dakwah pun terus menyeruak di hadapan sering dengan bergantinya hari. Tidak layak kita terlalu berlama-lama berhenti atas nama evaluasi atau mengambil jeda sejenak untuk beristirahat. Amal dihadapan terlampau banyak untuk disebutkan, saatnya kembali menyiapkan barisan untuk menyambutnya, karena pada dasarnya setiap satuan waktu bagi seorang kader adalah mpotensi amal yang akan meningkatkan derajatnya di hadapan Allah Swt.

Teruslah bergerak hingga kelelahan itu lelah mengikutimu
Teruslah berlari hingga kebonanan itu bosan mengejarmu
Teruslah berjalan hingga keletihan itu letih bersamamu
Teruslah bertahan hingga kepenatan itu penat menyertaimu
Teruslah berjaga hingga kelesuan itu lesu menemuimu

Saat jenuh sulit diakhiri, ketika kaki seperti tak mampu berdiri. Jika semua penolong seakan lari, saat tiada teman berbagi, ingatlah Allah yang tidak pernah membiarkan kita melangkah sendiri. Sesungguhnya para pejuang tidak akan pernah merugi. Tiap keringatnya kan jadi mutiara, air matanya kan jadi pahala, lelahnya kan jadi pahala, dan gugurnya bernilai syurga.
“Saudaraku, nikmatilah keletihan dan rasa sakit yang Allah berikan dalam dakwah ini. Karena ada dua nikmat uang seringkali memperdaya kebanyakan manusia, yaitu nikmat kesehatan dan waktu luang (HR. Bukhari). Mungkin , ketika waktumu terasa luang, engkau akan merindukan keletihan dan rasa sakit ini. Maka, nikmatilah wahai saudaraku..... Semangat,,,,,, “

Dakwah akan lebih berKUALITAS dengan ,,,,
Tabah hadapi cobaan,,,,, bukan tambah minta pujian
Sabar lewati rintangan,,,, bukan gusar hadapi tantangan,,,,

Dakwah, TERASA INDAH bila untuk,,,,
Menyemangati ,,,, bukan ,,,, menyengat-mati
Mencipta rasa damai,,,, bukan ,,,, membuat massa ramai

Dakwah, terasa MANIS dengan,,,
Menebar senyum manis,,, bukan ,,,, mengumbar wajah sinis
Berakhlak halus,,, bukan ,,,, berakal bulus
Berniat tulus,,,,, bukan,,, berminat fulus

Jalan dakwah panjang terbentang jauh ke depan
Duri dan batu terjal selalu mengganjal, lurah dan bukit menghadang
Ujungnya bukan di usia, bukan pula di dunia
Tetapi cahaya Maha Cahaya, Syurga dan Ridha Allah
Cinta adalah sumbernya, hati dan jiwa adalah rumahnya
Pergilah ke hati-hati manusia ajaklah ke jalan Rabbmu
Nikmati perjalannya, berdiskusilah dengan bahasa bijaksana
Dan jika seseorang mendapatkan hidayah karenamu
Itu lebih baik dari dunia dan segala isinya....

Jika engkau cinta maka dakwah adalah TAAT
Kepada Allah dan Rasul, Al Quran dan Sunnahnya
Seta orang-oarang bertaqwa yang tertata
Taat adalah wujud syukurmu kepada hidayah Allah
Karenanya nikmat akan bertambah melimpah penuh berkah

Jika engkau cinta maka dakwah adalah TADHIYAH
Bukti kesetiaan dan kesiapan memberi, pentang meminta
Bersedialah banyak kehilangan dengan sedikit menerima
Karena yang disisi Allah lebih mulia, sedang di sisimu fana belaka
Sedangkan tiap tetes keringat berpahala lipat ganda
Jika engaku cinta maka dakwah adalah TSIQOH

Kepercayaan yang dilandasi iman suci penuh keyakinan
Kepada Allah, Rasul, Islam, Qiyadah dan  Jundinya
Hilangkan keraguan dan pastikan kejujurannya,,,,
Karena inilah kafilah kebenaran yang penuh berkah
Jika engkau cinta maka dakwah adalah UKHUWAH

Lekatnya ikatan hati berjalin dalam nilai-nilai persaudaraan
Bersaudaralah dengan muslimin sedunia, utamanya mukmin mujahidin
Lapang dada merupakan syarat terndahnya, itsar bentuk tertingginya,,
Dan Allah yang mengetahui menghimpun hati-hati para da’i dalam cinta-Nya
Berjumpa karena taar kepadaNya
Melebur satu dalam dakwah ke jalan Allah
Saling berjanji untuk menolong syariatNya.

@Tia_Bisa

Sabtu, Juni 22

Together To Be Better



Together To Be Better
 
Kita selalu bersama
Dalam suka dan duka
Bersama semua di asrama
Together to be better

Sabang sampai Merauke
Semua ada disini
Tak ada yang membeda
Bersama semua di asrama


reff:

Together to be better
Kita selalu bersama
Dalam kebersamaan
Walaupun kita berbeda

Together to be better
Kita selalu bersama
Dalam kebersamaan
Bersama semua di asrama

Sabang sampai Merauke
Semua ada disini
Bergandeng tangan semua
Ucap together to be better




*back to reff