Kamis, Mei 8

Teruntuk Saudaraku


Waktu terus berjalan dan kerja-kerja dakwah pun terus menyeruak di hadapan sering dengan bergantinya hari. Tidak layak kita terlalu berlama-lama berhenti atas nama evaluasi atau mengambil jeda sejenak untuk beristirahat. Amal dihadapan terlampau banyak untuk disebutkan, saatnya kembali menyiapkan barisan untuk menyambutnya, karena pada dasarnya setiap satuan waktu bagi seorang kader adalah mpotensi amal yang akan meningkatkan derajatnya di hadapan Allah Swt.

Teruslah bergerak hingga kelelahan itu lelah mengikutimu
Teruslah berlari hingga kebonanan itu bosan mengejarmu
Teruslah berjalan hingga keletihan itu letih bersamamu
Teruslah bertahan hingga kepenatan itu penat menyertaimu
Teruslah berjaga hingga kelesuan itu lesu menemuimu

Saat jenuh sulit diakhiri, ketika kaki seperti tak mampu berdiri. Jika semua penolong seakan lari, saat tiada teman berbagi, ingatlah Allah yang tidak pernah membiarkan kita melangkah sendiri. Sesungguhnya para pejuang tidak akan pernah merugi. Tiap keringatnya kan jadi mutiara, air matanya kan jadi pahala, lelahnya kan jadi pahala, dan gugurnya bernilai syurga.
“Saudaraku, nikmatilah keletihan dan rasa sakit yang Allah berikan dalam dakwah ini. Karena ada dua nikmat uang seringkali memperdaya kebanyakan manusia, yaitu nikmat kesehatan dan waktu luang (HR. Bukhari). Mungkin , ketika waktumu terasa luang, engkau akan merindukan keletihan dan rasa sakit ini. Maka, nikmatilah wahai saudaraku..... Semangat,,,,,, “

Dakwah akan lebih berKUALITAS dengan ,,,,
Tabah hadapi cobaan,,,,, bukan tambah minta pujian
Sabar lewati rintangan,,,, bukan gusar hadapi tantangan,,,,

Dakwah, TERASA INDAH bila untuk,,,,
Menyemangati ,,,, bukan ,,,, menyengat-mati
Mencipta rasa damai,,,, bukan ,,,, membuat massa ramai

Dakwah, terasa MANIS dengan,,,
Menebar senyum manis,,, bukan ,,,, mengumbar wajah sinis
Berakhlak halus,,, bukan ,,,, berakal bulus
Berniat tulus,,,,, bukan,,, berminat fulus

Jalan dakwah panjang terbentang jauh ke depan
Duri dan batu terjal selalu mengganjal, lurah dan bukit menghadang
Ujungnya bukan di usia, bukan pula di dunia
Tetapi cahaya Maha Cahaya, Syurga dan Ridha Allah
Cinta adalah sumbernya, hati dan jiwa adalah rumahnya
Pergilah ke hati-hati manusia ajaklah ke jalan Rabbmu
Nikmati perjalannya, berdiskusilah dengan bahasa bijaksana
Dan jika seseorang mendapatkan hidayah karenamu
Itu lebih baik dari dunia dan segala isinya....

Jika engkau cinta maka dakwah adalah TAAT
Kepada Allah dan Rasul, Al Quran dan Sunnahnya
Seta orang-oarang bertaqwa yang tertata
Taat adalah wujud syukurmu kepada hidayah Allah
Karenanya nikmat akan bertambah melimpah penuh berkah

Jika engkau cinta maka dakwah adalah TADHIYAH
Bukti kesetiaan dan kesiapan memberi, pentang meminta
Bersedialah banyak kehilangan dengan sedikit menerima
Karena yang disisi Allah lebih mulia, sedang di sisimu fana belaka
Sedangkan tiap tetes keringat berpahala lipat ganda
Jika engaku cinta maka dakwah adalah TSIQOH

Kepercayaan yang dilandasi iman suci penuh keyakinan
Kepada Allah, Rasul, Islam, Qiyadah dan  Jundinya
Hilangkan keraguan dan pastikan kejujurannya,,,,
Karena inilah kafilah kebenaran yang penuh berkah
Jika engkau cinta maka dakwah adalah UKHUWAH

Lekatnya ikatan hati berjalin dalam nilai-nilai persaudaraan
Bersaudaralah dengan muslimin sedunia, utamanya mukmin mujahidin
Lapang dada merupakan syarat terndahnya, itsar bentuk tertingginya,,
Dan Allah yang mengetahui menghimpun hati-hati para da’i dalam cinta-Nya
Berjumpa karena taar kepadaNya
Melebur satu dalam dakwah ke jalan Allah
Saling berjanji untuk menolong syariatNya.

@Tia_Bisa

Sabtu, Juni 22

Together To Be Better



Together To Be Better
 
Kita selalu bersama
Dalam suka dan duka
Bersama semua di asrama
Together to be better

Sabang sampai Merauke
Semua ada disini
Tak ada yang membeda
Bersama semua di asrama


reff:

Together to be better
Kita selalu bersama
Dalam kebersamaan
Walaupun kita berbeda

Together to be better
Kita selalu bersama
Dalam kebersamaan
Bersama semua di asrama

Sabang sampai Merauke
Semua ada disini
Bergandeng tangan semua
Ucap together to be better




*back to reff

Sabtu, Juni 1

Senyum



Tersenyumlah,,,,, Karna Senyum Itu Memberimu Kekuatan
 
            ... “Senyuman...  senyuman...
            Senyum tanda mesra
            Senyum tanda sayang
            Senyumlah sedekah yang paling mudah...
Senyumlah... senyumlah....
Senyumlah... senyumlah..... ” (lirik Raihan “Senyum”)

Sebuah lirik yang mengajak kita untuk selalu senyum, baik bahagia maupun sedih. Senyum itu sedekah. Senyum itu ibadah. Selain berpahala, senyum pun menyehatkan. Senyuman dapat dikatakan sebagai pertanda mesra, pertanda sayang, bahkan pertanda keimanan kita. Subhanallah.
Islam pun memberikan perhatian khusus soal senyum, Rasulullah dalam hadistnya “Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah,” (HR Tirmizi dan Abu Dzar). Rasulullah pun juga mengingatkan “Jangan meremehkan sedikit pun dari amal kebaikan, meski hanya sekadar bertemu saudaramu dengan wajah yang berseri-seri (senyum)” (HR. Muslim).
            Menurut ilmu kesehatan, senyum merupakan suatu olahraga terbaik dan paling efektif untuk wajah. Senyum yang terpancar dari raut wajah akan mengurangi lemak pada wajah, tersenyum pun juga akan mencegah munculnya kerutan pada wajah. Sekali senyum, maka ribuan urat saraf yang terdapat dalam seluruh tubuh mengalami pergerakan. Senyum juga membuat otot di wajah lebih kencang dan tidak tegang.
            Pernah kita berada di sebuah ruang tunggu bersama orang-orang yang tidak saling kenal? Tentulah membosankan, pekerjaan menunggu sangat menjemukan dan terkadang menegangkan, apa lagi dilalui dengan berdiam diri. Lain halnya jika sembari menunggu kita berinteraksi dengan orang-orang sekitar, bisa jadi jika pembicaraannya menarik, menunggu akan terasa lebih menyenangkan. Yang jadi permasalahannya adalah, “bagaimana cara kita memecah kebekuan diantara orang-orang tersebut”. Sebetulnya kita bisa memulai dengan melontarkan senyum pada seorang yang duduk di sebelah atau yang berhadapan langsung dengan kita. Dengan begitu orang tersebut kemungkinan besar akan membalas senyum kita. Kalau sudah begitu kita bisa langsung mulai dengan sebuah pertanyaan ringan seperti : apa kabar? Atau maaf jam berapa sekarang? Dan selanjutnya terserah kita.
            Seorang psikolog di Universitas Michigan bernama Prof. James V. McConnell mengatakan bahwa, “Orang yang tersenyum cenderung mampu mengatasi, mengajar, dan menjual dengan lebih efektif, serta mampu membesarkan anak-anak yang lebih bahagia. Ada jauh lebih banyak informasi tentang senyuman daripada sebuah kerut di kening. Karena senyum itulah yang mendorong semangat, alat pengajar yang jauh lebih efektif daripada hukuman.”
            Sudah menjadi kebiasaan kita, saat bercermin dengan memancarkan senyum terindahnya pastilah akan terlihat lebih manis dan cantik daripada cemberut. Jika seseorang marah, cemas, takut, merasa tertekan, otaknya mengeluarkan NOR-adrenalin, hormon yg sangat beracun, diantara racun alami, hormon ini menempati urutan kedua setelah bisa ular. Racun ini membuat sakit, cepat tua & cepat meninggal. Tetapi jika seseorang marah, cemas, takut, merasa tertekan, otaknya mengeluarkan NOR-adrenalin, hormon yg sangat beracun, diantara racun alami, hormon ini menempati urutan kedua setelah bisa ular. Racun ini membuat sakit, cepat tua & cepat meninggal (Dr. Shigero Haruyama).
            Senyum juga bisa mengobati hati yang terluka atau tersakiti. Hati yang gundah terasa tenang. Bila melihat senyum hati kita akan merasa tenang. Senyum membuat kita lebih ikhlas. Senyum memberi kesabaran, menguatkan jiwa!
            Senyum itu sebenarnya adalah ekspresi wajah yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu gerakan di bibir atau kedua ujungnya, atau pula di sekitar mata. Itulah senyum. Senyum mengisyaratkan bahwa orang tersebut menampilakan kebahagiaan dan rasa senang.
            Dalam bukunya Dr. Aidh al-Qarni “La Tahzan”, senyum merupakan suatu kata yang indah dan menarik hati, menyenangkan dan menggembirakan. Maka tersenyumlah......!
            Sering sekali kita mendapat nasehat bahwa hadapilah segalanya dengan senyuman. Karena dengan senyuman kita bisa mejadikan segala tantangan itu mudah dan dapat terselesaikan. Senyuman akan memberikan banyak efek kepada orang disekitar kita. Kebahagiaan yang kita rasakan akan dapat tertularkan kepada teman kita ketika kita tersenyum.
            Karena itu tersenyumlah & bersikaplah positif jika ingin hidup bahagia, sehat & berumur panjang. Senyumlah,,,,, karna senyum itu memberimu kekuatan......