Minggu, Juni 5

Orang-orang yang dicintai Allah swt

Abdullah bin Umar ra. menceritakan, ia mendengar Rasulullah saw. bersabda bahwa telah pergi tiga golongan dari orang orang sebelum kamu. Mereka menemukan sebuah gua tempat bermalam, dan merekapun masuk ke dalamnya. Tiba-tiba sebuah batu besar jatuh menutup pintu gua, sehingga mereka terkurung di dalamnya.

"Tidak ada yang dapt melepaskan kita dari bencana batu ini, melainkan apabila kita mendoa kepada Allah SWT dengan amal salehmu," kata salah seorang dari mereka.

Mulailah salah seorang di atanra mereka memanjatkan doa. "Ya Allah aku mempunyai ibu bapak yang sudah tua. Biasanya aku tidak mau memberi minum keluarga dan hamba sahayaku, sebelum keduanya selesai minum. Pada suatu hari aku pergi mencari sesuatu, dan beberapa waktu lamanya kemudian aku kembali kepada keduanya sehingga mereka tertidur. Lalu aku memerah susu untuk mereka tetapi setelah kudapati keduanya masih tidur. Aku tidak mau memberikan minuman itu kepada keluarga dan sahayaku, sebelum kedua orang-tauaku itu minum lebih dulu. Lalu aku menunggu beliau berdua bangun dari tidurnya, sedangkan gelas susu tetap kupegang hingga keduanya bangun saat fajar telah menyingsing. Setelah mereka bangun, kuberikan minuman yang telah kusediakan itu. Ya Allah, jika aku berbuat demikian benar-benar karena mencari ridho Engkau, maka bukakanlah untuk kami batu itu.

Maka bergeserlah batu itu sedikit.

Kemudian seorang lagi dari mereka mulai berdoa "Ya Allah, ada seorang gadis cantik yang sangat kucintai. Ia anak pamanku sendiri. Pada suatu waktu aku menginginkan dirinya, tetapi ia menolak permintaanku. Satu tahun kemudian ketika menghadapi musim kemarau, ia datang kepadaku dan aku memberikan kepadanya 120 dinar suapaya ia mau bersenang-senang dengaku. Permintaanku itu diturutinya. Namun sewaktu aku telah berduaan dengannya dan akan melampiaskan hajatku. Ia mengingatkan: kularang kamu merusak kesucianku kecuali dengan cara yang benar (yakni setelah nikah). Karena itu aku tidak jadi menuruti nafsuku. Lalu aku pergi meinggalkannya, meski aku sangat mencintai dan menginginkannya. Dinar yang telah kuberikan kepadanya juga kutinggalkan semua untuknya. Ya Allah jika perbuatanku ini sesuai dengan ridhamu, maka bukakanlah pintu gua ini".

Kemudian batu yang berada di pintu gua itu bergeser sedikit.

Akhirnya orang ketiga dari mereka itu mulai berdoa. "Ya Allah aku pernah mengupah beberapa orang bekerja dan telah kubayar lunas upah mereka kecuali satu orang yang pergi tanpa mengambil upahnya. Kemudian upahnya itu aku gunakan untuk usaha. Beberapa waktu kemudian dia datang kembali meminta upahnya. Aku katakan padanya, bahwa semua biri-biri, unta, dan sahaya it uadalah upahnya.

Ia katakan, "Hai hamba Allah, jangnlah kamu mengolok-olok aku", Aku jawab: "Sungguh aku tidak mengolok-olok Kamu". Maka diambilnya harta itu semuanya tanpa satupun yang ditinggalkannya.

"Ya Allah, apabila yang demikian itu kulakukan semata-mata karena mencari ridha-Mu, mohon bukakanlah pintu ga ini untuk kami."

Kemudian batu di pintu gua itu bergeser lebih besar lagi, sehingga mereka bertiga dapat keluar dari gua tersebut.

Dari kisah ini, kita dapat mengambil pelajaran bahwa orang yang berbakti kepada orang tuanya, orang yang dapat menjaga nafsu, dan juga orang yang jujur/tidak zhalim adalah orang-orang yang ditolong oleh Allah swt dalam masa kesulitan.

Cerita ini disarikan dari bagian buku : Ridho Allah tergantung Ridho Orang Tua. Syamsul Rijal Hamid. Penerbit Cahaya Salam

Kamis, April 7

hai MUjahid Dakwah....... bangkitlah.....


LURUSKAN NIATMU, RAPATKAN SHAFMU DAN BERSERULAH "ALLAHU AKBAR"
"Dan hendaklah ADA DI ANTARA KAMU SEGOLONGAN UMAT  YANG MENYERU KEPADA KEBAJIKAN, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung".
(QS. Ali Imran 3 : 104)


"Kamu adalah UMAT YANG TERBAIK yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah"
(QS. Ali Imran 3 : 110)


"Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah kamu bersedih hati padahal KAMULAH ORANG YANG PALING TINGGI (DERAJATNYA), jika kamu orang-orang yang beriman."
(QS. Ali Imran 3 : 139)


TIDAK ADA YANG SIA-SIA WAHAI SYABABAL MUSLIM DALAM MEMBELA ISLAM
"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya"
(QS. Al-Zalzalah 99 : 7)
IQRA' ... !!!|| MANAJEMEN DAKWAH ||
Tuntunan Berdakwah Bagi Para Mujahid Dakwah

Jumat, Maret 11

etos for indonesia 2011

What's Up Etos For Indonesia..?

      "ETOS FOR INDONESIA" merupakan sebuah kegiatan yang mencerminkan spirit untuk memberikan yang terbaik dan mengajak berbagai pihak yang peduli bagi bangsa ini. Fakta bahwa Human Development Index (HDI) Indonesia tahun 2010 menempati ranking 108 dari 169 negara (www data.menkokesra.go.id,2010) sudah cukup memprihatinkan.  Peringkat yang jauh di bawah Negara tetangga di Asia Tenggara terutama Singapura (ranking:  27),  Brunei (ranking:  37),  Malaysia (ranking:  57),  Thailand (ranking:  92),  Filipina (ranking:  97); walupun memang sedikit optimis karena  di atas :  Vietnam (ranking:  113),  Laos PDR (ranking:  122),  Cambodia (ranking:  124),  Myanmar (ranking:  132).  
     Pendidikan yang dikatakan sebagai hak setiap warga Negara sebagaimana UUD 1945 pasal 31 sepertinya belum dijangkau semua masyarakat. Semangat pemerintah dalam pendidikan dengan menganggarkan sekurang-kurangnya 20 % dari APBN. Namun demikian, perlu kiranya dukung dari berbagai pihak untuk mewujudkannya pendidikan yang bermutu, berdaya saing global, dan terjangkau masyarakat. 
    Fakta menunjukkan bahwa dari tahun ke tahun masih saja ada yang mengeluhkan tingginya biaya pendidikan terutama jenjang pendidikan tinggi. Hal yang memprihatinkan adalah ketika masyarakat enggan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi memilih untuk bekerja tetapi tanpa keahlian. Dampaknya yang terjadi makin banyak pengangguran karena mereka tidak bisa menciptakan kerja sendiri.       Rendahnya tingkat pendidikan, pengangguran, dan kemiskinan nampaknya saling terkait. Masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan, tidak bisa melanjutkan, dan semakin menambah pengangguran. Kualitas komunal SDM Indonesia akhirnya rendah.     
       Beastudi Etos Dompet Dhuafa Republika salah satu lembaga yang mendedikasikan diri untuk berperan dalam peningkatan mutu SDM melalui beasiswa kuliah dan serangkain programnya. Bantuan beasiswa bagi para mahasiswa dari kalangan keluarga yang tidak mampu secara finansial namun memiliki prestasi yang baik. Selama pemberian beasiswa, mereka dibina secara potensi spiritual, akademis, sosial, dan manajerial, sukses.   
       Kali ini ETOS FOR INDONESIA digelar dengan serangkaian acara Panel Discussion (diskusi menghadirkan para praktisi untuk menyoroti perihal beasiswa dan pengemabangan diri), Presentation Challenge (mengajak para pelajar peduli akan pengembangan masyarakat dengan mereka mempelajari lalu dipresentasikan), Etos Corps Circle (menyemangati para pelajar dan mahasiswa melalui talk show menghadirkan para etoser yang telah berhasil), Etos Fire (training motivasi dengan menghadirkan praktisi pengembangan SDM), Poster Competition (peningkatan kepedulian dan persahabatan melalui poster), Free Consultation (konsultasi berbagai kiat sukses dengan mereka yang telah berhasil), expo beasiswa, dan expo perguruan tinggi.  
     ETOS FOR INDONESIA dengan ”Semua Bisa Kuliah, Bisa Dapat Beasiswa! Berbagi Bersama untuk Bangsa” diharapkan mampu memberikan sumbangan nyata walaupun sederhana bagi kemajuan bangsa. ETOS FOR INDONESIA terbuka kerjasama dengan berbagai pihak yang terus berdedikasi untuk negeri ini. ETOS FOR INDONESIA menargetkan 1000 peserta yang akan menghadiri dari 35 kota dan kabupaten se- Jawa Tengah. Tidak menutup kemungkinan untuk daerah lain untuk berpartisipasi dalam acara ini. 
MAKSUD DAN TUJUAN 
  • 1.      Memberikan gambaran perihal perkuliahan di PTN bagi para pelajar SMA/sederajat. 
  • 2.  Memotivasi para pelajar SMA/sederajat untuk meneruskan pendidikan ke Perguruan Tinggi 
  • 3.      Membangkitkan motivasi para pelajar SMA/sederajat untuk dapat meraih masa depan yang lebih baik dan siap menghadapi seleksi masuk PTN. 
  • 4.      Membuka wawasan para pelajar SMA/sederajat mengenai informasi seputar Ujian Masuk (UM) UNDIP, UGM, Seleksi Masuk UI, Ujian Saringan Masuk (USM) ITB, dan ujian atau seleksi masuk PTN-PTN favorit lainnya. 
  • 5.      Mengenalkan program Beastudi Etos khususnya dan program beasiswa pendidikan lain pada umumnya sebagai penunjang kegiatan pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri. 
  • 6.      Mengajak berbagai pihak untuk bekerjasama dalam meningkatkan kualitas SDM di Indonesia.  
                    SASARAN KEGIATAN
  • 1. Para pelajar kelas X-XII SMA/sederajad se-Jawa Tengah 
  • 2. Para mahasiswa perguruan tinggi se-Jawa Tengah 
  • 3. Para guru dan orangtua pelajar kelas X-XII SMA/sederajad se-Jawa Tengah 
  • 4. Masyarakat Umum.