MUHAMMAD ABIMANYU AL FATIH
Selasa, Maret 20
Kamis, Oktober 16
“IdeKU Untuk PLN, Blusukan Tuk Ciptakan Budaya Hemat Listrik”
Ketika ada pemadaman listrik dan masalah listrik di
sekitar kita, tanpa berpikir panjang, PLN selalu hadir di benak kita. Ya, PLN
adalah sebuah perusahaan persero di bidang kelistrikan. PLN akan selalu menjadi
tokoh utama suatu agedan ketika dihadapkan dengan masalah energi listrik.
Dewasa ini, listrik menjadi suatu bahasan di masyarakat. Hal ini dikarenakan bahwa beberapa daerah masih mengalami krisis energi listrik. Krisis energi listrik berupa pemadaman bergilir selama beberapa jam. Sebuah blog menyebutkan saat ini masyarakat di Sumatera Barat sedang mengalami krisis energi listrik. Selain itu, kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) juga menjadi bahasan hangat di masyarakat. Masyarakat sudah hangat dengan bahasan tentang masalah listrik. Lantas apakah semua masyarakat memikirkan akan solusi akan hal yang telah menimpa mereka? Belum tentu, jawaban ini banyak kita jumpai di masyarakat ketika melakukan survey langsung ke lapangan.
Saya sebagai mahasiswa, sebagai agen of change, harus memiliki suatu gagasan untuk untuk mengatasi masalah yang ada di masyarakat. Seperti halnya tentang energi listrik. Energi listrik merupakan energi yang paling banyak digunakan untuk atifitas manusia, mulai dari kepentingan pribadi hingga kepentingan bersama. Sampai saat ini energi listrik sebagian besar dihasilkan dari energi fosil.
Krisis energi listrik, kenaikan TDL merupakan sisi lain dari keberadaan energi listrik yang selalu ditanggapi masyarakat dengan kepanikan yang diwujudkan dalam bentuk demontrasi di berbagai tempat. Kepanikan tersebut seharusnya tidak terjadi ketika masyarakat memahami dan mengetahui solusi untuk menghemat energi listrik. Solusi pemerintah sudah cukup baik yaitu menghimbauan kepada masyarakat untuk membudayakan hemat listrik. Budaya hemat energi selalu didukung oleh kemajuan teknologi sehingga selalu ada peluang untuk mengningkatkan penghematan penggunaan energi. Budaya hemat energi merupakan suatu hal yang harus segera dimasyarakatkan.
Pemerintah berharap ketika masyarakat telah membudayakan hemat listrik akan bermanfaat bagi generasi selanjutnya. Membuat konsumsi energi listrik menjadi berkurang dengan berbagai cara. Seperti yang terjadi sekarang, krisis energi listrik, pemadaman listrik bergilir, karena kurangnya kemampuan pasokan energi listrik. Jika dapat dilakukan penghematan pemakaian listrik sedikit saja setiap hari, energi listrik tidak jadi masalah. Lantas, pertanyaannya? Apakah masyarakat sudah melakukan apa yang menjadi himbauan pemerintah?
Dewasa ini, masyarakat ketika mendapatkan himbauan hanya dilaksanakan sekali dua kali saja. Selanjutnya susah untuk dijadikan kebiasaan. Ya kalau masyarakatnya paham akan hal itu, tidak menjadi masalah. Bagaimana dengan masyarakat lainnya? Yang mungkin masih terbelakang, pengetahuan masih rendah? apakah mereka sudah membudayakan hemat listrik? Apakah pemerintah hanya diam saja?
Sebuah
alternatif yang dapat diterapkan untuk budaya hemat listrik bagi masyarakat
adalah blusukan membudayakan hemat listrik. Kenapa blusukan? Karena dengan
blusukan kita langsung bersentuhan dengan masyarakat. Sosialiasasi budaya hemat
listrik akan lebih diterima dan diterapkan ketika pemerintah (read PLN) terjun
langsung ke masyarakat daripada pemerintah hanya menhimbau lewat
pejabat-pejabat daerah dan media eletronik. Masyarakat akan lebih percaya dan
mengindahkan himbauan ketika pemerintah langsung terjun. Apalagi masyarakat
awam, yang jauh dari peradaban, dan ilmunya masih belum cukup. Blusukan
membudayakan hemat listrik diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada
masyarakat awam untuk terbiasa dan terlatih menggunakan energi listrik secara
hemat.
Mendengar
tidak sama dengan melihat dan melihat tidak sama dengan melakukan. Ajaran
seindah apapun tidak akan ada gunanya jika tidak dilakukan. Membudayakan hemat
listrik akan memberikan manfaat jangka panjang untuk generasi yang akan datang,
untuk kesejahteraan anak cucu kita. Sayangilah listrik anda, berarti anda
peduli anak cucu. Budayakan Hemat Listrik,,,, J
Kamis, Agustus 21
Tragedi Malam Jumat di M*ska* Undip #cerpenku1
Kamis, 24 Oktober 2013. Tragedi Malam Jumat di M*ska* Undip
Bada shalat Isya,,, bersama adik2 ku Chun, As, Tik. Malem
itu kami berempat hendak pulang setelah menunggu hujan reda yang sekitar 1 jam
an mengguyur Tembalang.
Ku dan Chun menyamperin motor ku yang kita taruh di depan
sekre maskam. Si KenDa basah kuyub karena kehujanan. Mencoba ku nyalakan si
KenDa,, tapi apa daya tak bisa. Satu, dua kali ku mencobanya,, tapi tak juga
kunjung nyala... , butuh bantuan ni.. chun mencoba nyalakan thu si KenDa. Tapi
tetep juga tidak bisa. Tik dan As yang sudah menunggu di seberang
menghampiri kita. Mencoba juga menyalakan si KenDa. Saya sudah, As sudah, chun dan Tik pun juga sudah,,,, tapi bener-bener si KenDa lagi ngambek,, ndak
mau diajak kompromi... atau ndak ia kedinginan karna kehujanan tadi.
As teringat tadi ketemu Dhim,,, Tuing,,,, As langsung
telpon si Dhim,,, intinya mau meminta tolong si Dhim. Tak lama kemudian ia
dateng. Menghampiri kami di depan sekre Ins*n*. Ia mencoba juga menyalakan si
KenDa. Entah kenapa, KenDa ndak mau nyala. Tiap sudah mau nyala, selalu saja
ndak mau digas. Panik, ketawa jadi satu saat si KenDa ndak mau nyala.
Karena kami lama tak membuahkan hasil, datanglah Pak Wi.
Beliau juga mencoba menyalakannya, tapi si KenDa tak mau juga nyala. Waduh,,,
kenapa si KenDa, apakah marah denganku (pikirku). Berusaha menyalakan beberapa
kali tak juga nyala. Pak Wi inisiatif tuk buka kaburatornya,,, eh,, ternyata
tak bisa kebuka..
Tak lama kemudian mas Fi juga dateng,,, nyamperin kita
yang lagi mantengin si KenDa yang lagi diperiksa ma Pak Wi. Ehhh,,, beliau
bilangnya,, “jangan2 bensinnya abis”. Jawabku “Ndak kok,, kemarin baru diisi”.
Saat itu sudah mulai nyala,, tetapi ketika digas mati lagi thu si KenDa nya.
Tambah dibuat bingung ku oleh si KenDa. Dipegang mas fi mati lagi,, Nah
lho,,, mati lagi si KenDa nya. Bilangnya,,, “udah bawa kebengkel aja”. Setelah beliau cabut. Eh si As bilang
“Wah,mas nya tega sama kita,,, masak kita diminta bawa ke bengkel
sendirian”. Gubrak,,, kaget aku ketika As bilang gitu. Tak sadar pula ku
timpali “Iya, ya,, mas nya tega.”
Aku berusaha lagi untuk menyalakan si KenDa,, tapi apa
daya,, si KenDa bener2 ndak mau nyala. Imajinasiku mulai lagi, bicara sama
motor sendiri (KenDa kamu jangan marah,,, maaf kamu kehujan-hujanan, ayolah
kamu nyala).
Dhimas : “Mbak,, bawa ke bengkel aja, Dhimas sebagai staff mbak akan membantu
mbak, tenang aja mbak”
Saya :“Iya,,, bawa bengkelnya gimana de?”
Dhimas : “Oke,, saya minta bantuan ke Yus aja mbak,,, tapi hp ku lobet
mbak.”
Saya : “Telpon pake hp nya mbak de”
Yus bisa dan kami menunggu dia 2 menit setelah telpon.
2 menit berlalu, ia tak juga muncul. Hemm,,, agak bingung
juga sih untuk hal2 yang berkaitan ma si KenDa.
Weshhhh,,,, Yus dateng,,,
“Alhamdulillah,,, de minta tolong ya” (pintaku)
“Siph mbak..” (jawab Yus)
Dhim dan Yus bawa KenDa ke dokter, dan chun nganterin
Tik. Dan aku pun sendirian. Kembali duduk di serambi m*ska* sambil merenung.
Lama ku duduk di serambi m*ska*, menunggu chun balik
menghampiriku. Dipikir-pikir,,, lama juga chun nganterin Tik. Beberapa menit
kemudian,,, chun datang.
Dari m*ska* langsung capcus ke dokter KenDa di Tirtoagung.
Alhamdulillah setelah menunggu beberapa lama, KenDa sembuh. Alhamdulilah.
Terimakasih Allah.
Memang, Rencana Allah itu lebih indah daripada rencana hamba Nya
Terimakasih ku ucapkan untuk adik2 ku MP3 yang telah menjadi
pahlawanku di M*ska*.
Sekian.
Kamis, Juni 26
Indahnya Berprasangka Baik
Kisah 2 laki-laki bersaudara bekerja di sebuah perusahaan. Mereka berdua aktif memperdalam Dienul Islam. Keduanya pun bersemangat mengamalkan Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan semaksimal mungkin. Dari rumah orangtua mereka, keduanya harus menempuh jarak 10 km untuk sampai ketempat menuntut ilmu.
Salah satu aktifitas seorang kakak adalah selalu berdoa kepada Allah SWT. Ia memohon agar Allah memberikannya rejeki sebuah mobil, yang harapannya dapat digunakan bersama-sama saat pergi mengaji. Tak lama kemudian sebuah mobil dia miliki. Lain waktu, sang kakak berdoa memohon seorang istri yang sempurna, Allah pun mengabulkannya, ia menikah dengan seorang perempuan sholeh nan cantik. Berturut-turut sang kakak memohon kepada Allah akan sebuah rumah yang nyaman, pekerjaan yang layak, dll. Dengan i'tikad agar lebih ringan dalam mendekatkan diri kepada Allah. Dan Allah selalu mengabulkan semua doanya.
Sementara itu, sang adik tak ada perubahan sama sekali, hidupnya tetap sederhana. Menempati rumah peninggalan orangtuanya yang dulu di tempati bersama dengan kakaknya. Belakangang sang kakak sibuk sekali dengan pekerjaannya. Sebab kesibukan inilah sehingga dia tidak dapat lagi mengikuti pengajian rutin sebagaimana biasanya. Maka seperti semula sang adik tetap berjalan kaki ke tempat pengajiaanya, sendirian.
Sang kakak, suatu malam termenung, menikmati perenungan akan hidupnya. Sang kakak membandingkan perjalanan hidupnya dengan perjalanan hidup adiknya. Dia ingat betul bahwa adiknya selalu membaca selembar kertas saat berdoa, menandakan dia tidak pernah hafal bacaan untuk berdoa. Lalu, ia menemui adiknya dan menasihati adinya agar selalu berdoa kepada Allah dan berupaya untuk membersihkan hatinya. Karena dia merasa adiknya masih berhati kotor sehingga doa-doanya tak satupun dikabulkan Allah swt. Sang adik terenyuh dan merasa sanat bersyukur sekali mempunyai kakak yang begitu menyayanginya. Ia berterimakasih kepada kakaknya atas nasehat itu.
Seiring berjalannya waktu, sang adik lebih dulu menghadap sang Khaliq. Sang kakak sangat sedih dan sangat merasa kehilangan. Sang kakak masih berpikiran bahwa adiknya meninggal dalam keadaan kotor hatinya. Karena selama hidupnya, doanya tak pernah terkabul. Sepeninggalan adiknya, sang kakak membereskan rumah peninggalan orang tuanya sesuai dengan amanah adiknya untuk dijadikan mushalla. Saat melipat sajadah, matanya tertuju pada selembar kertas di lipatan sajadah yang biasa dipakai adiknya. Kertas itu berisi lafadz doa, Al Fatihah, Shalawat, doa untuk guru mereka, doa selamat dan di akhir kalimat nya tertulis doa:
"YA ALLAH, TIADA SESUATU PUN YANG LUPUT DARI PENGETAHUAN-MU, AMPUNILAH AKU DAN KAKAKKU...KABULKANLAH SEGALA DOA KAKAKKU, BERSIHKANLAH HATIKU, DAN BERIKANLAH KEMULIAAN HIDUP UNTUK KAKAKKU DI DUNIA DAN AKHIRAT"
Sebait doa itu, membuat sang kakak berlinang air mata, dan haru biru memnuhi dadanya. Tak dinyana ternyata adiknya tak pernah sama sekali berdoa untuk memenuhi nafsu duniawinya.
#Hari ini, kita belajar tentang arti sebuah istiqomah, doa dan husnudhon. Betapa kita sering terlalaikan dengan kesibukan kita. Dan tidak sadar kita telah jauh meninggalkan Allah. Bahkan kita merasa apa yang telah kita gapai adalah kesuksesan, sementara orang lain dalam kegagalan.
Mari belajar untuk melihat saudara kita dalam sudut pandang kebaikan. Bukan dalam konteks prasangka palagi permusuhan.
June, 26, 2014 22:03
@W FM
Kamis, Mei 8
Teruntuk Saudaraku
Waktu terus berjalan dan kerja-kerja dakwah pun terus menyeruak di hadapan sering dengan bergantinya hari. Tidak layak kita terlalu berlama-lama berhenti atas nama evaluasi atau mengambil jeda sejenak untuk beristirahat. Amal dihadapan terlampau banyak untuk disebutkan, saatnya kembali menyiapkan barisan untuk menyambutnya, karena pada dasarnya setiap satuan waktu bagi seorang kader adalah mpotensi amal yang akan meningkatkan derajatnya di hadapan Allah Swt.
Teruslah bergerak hingga kelelahan itu lelah mengikutimu
Teruslah berlari hingga kebonanan itu bosan mengejarmu
Teruslah berjalan hingga keletihan itu letih bersamamu
Teruslah bertahan hingga kepenatan itu penat menyertaimu
Teruslah berjaga hingga kelesuan itu lesu menemuimu
Saat jenuh sulit diakhiri, ketika kaki seperti tak mampu berdiri. Jika semua penolong seakan lari, saat tiada teman berbagi, ingatlah Allah yang tidak pernah membiarkan kita melangkah sendiri. Sesungguhnya para pejuang tidak akan pernah merugi. Tiap keringatnya kan jadi mutiara, air matanya kan jadi pahala, lelahnya kan jadi pahala, dan gugurnya bernilai syurga.
“Saudaraku, nikmatilah keletihan dan rasa sakit yang Allah berikan dalam dakwah ini. Karena ada dua nikmat uang seringkali memperdaya kebanyakan manusia, yaitu nikmat kesehatan dan waktu luang (HR. Bukhari). Mungkin , ketika waktumu terasa luang, engkau akan merindukan keletihan dan rasa sakit ini. Maka, nikmatilah wahai saudaraku..... Semangat,,,,,, “
Dakwah akan lebih berKUALITAS dengan ,,,,
Tabah hadapi cobaan,,,,, bukan tambah minta pujian
Sabar lewati rintangan,,,, bukan gusar hadapi tantangan,,,,
Dakwah, TERASA INDAH bila untuk,,,,
Menyemangati ,,,, bukan ,,,, menyengat-mati
Mencipta rasa damai,,,, bukan ,,,, membuat massa ramai
Dakwah, terasa MANIS dengan,,,
Menebar senyum manis,,, bukan ,,,, mengumbar wajah sinis
Berakhlak halus,,, bukan ,,,, berakal bulus
Berniat tulus,,,,, bukan,,, berminat fulus
Jalan dakwah panjang terbentang jauh ke depan
Duri dan batu terjal selalu mengganjal, lurah dan bukit menghadang
Ujungnya bukan di usia, bukan pula di dunia
Tetapi cahaya Maha Cahaya, Syurga dan Ridha Allah
Cinta adalah sumbernya, hati dan jiwa adalah rumahnya
Pergilah ke hati-hati manusia ajaklah ke jalan Rabbmu
Nikmati perjalannya, berdiskusilah dengan bahasa bijaksana
Dan jika seseorang mendapatkan hidayah karenamu
Itu lebih baik dari dunia dan segala isinya....
Jika engkau cinta maka dakwah adalah TAAT
Kepada Allah dan Rasul, Al Quran dan Sunnahnya
Seta orang-oarang bertaqwa yang tertata
Taat adalah wujud syukurmu kepada hidayah Allah
Karenanya nikmat akan bertambah melimpah penuh berkah
Jika engkau cinta maka dakwah adalah TADHIYAH
Bukti kesetiaan dan kesiapan memberi, pentang meminta
Bersedialah banyak kehilangan dengan sedikit menerima
Karena yang disisi Allah lebih mulia, sedang di sisimu fana belaka
Sedangkan tiap tetes keringat berpahala lipat ganda
Jika engaku cinta maka dakwah adalah TSIQOH
Kepercayaan yang dilandasi iman suci penuh keyakinan
Kepada Allah, Rasul, Islam, Qiyadah dan Jundinya
Hilangkan keraguan dan pastikan kejujurannya,,,,
Karena inilah kafilah kebenaran yang penuh berkah
Jika engkau cinta maka dakwah adalah UKHUWAH
Lekatnya ikatan hati berjalin dalam nilai-nilai persaudaraan
Bersaudaralah dengan muslimin sedunia, utamanya mukmin mujahidin
Lapang dada merupakan syarat terndahnya, itsar bentuk tertingginya,,
Dan Allah yang mengetahui menghimpun hati-hati para da’i dalam cinta-Nya
Berjumpa karena taar kepadaNya
Melebur satu dalam dakwah ke jalan Allah
Saling berjanji untuk menolong syariatNya.
@Tia_Bisa
Sabtu, Juni 22
Together To Be Better
Together To Be Better
Kita selalu bersamaDalam suka dan duka
Bersama semua di asrama
Together to be better
Sabang sampai Merauke
Semua ada disini
Tak ada yang membeda
Bersama semua di asrama
reff:
Together to be better
Kita selalu bersama
Dalam kebersamaan
Walaupun kita berbeda
Together to be betterKita selalu bersama
Dalam kebersamaan
Bersama semua di asrama
Sabang sampai MeraukeSemua ada disini
Bergandeng tangan semua
Ucap together to be better
*back to reff
Sabtu, Juni 1
Senyum
Tersenyumlah,,,,,
Karna Senyum Itu Memberimu Kekuatan
... “Senyuman... senyuman...
Senyum tanda mesra
Senyum tanda sayang
Senyumlah sedekah yang paling
mudah...
Senyumlah... senyumlah....
Senyumlah... senyumlah..... ” (lirik Raihan “Senyum”)
Sebuah
lirik yang mengajak kita untuk selalu senyum, baik bahagia maupun sedih. Senyum
itu sedekah. Senyum itu ibadah. Selain berpahala, senyum pun menyehatkan. Senyuman
dapat dikatakan sebagai pertanda mesra, pertanda sayang, bahkan pertanda
keimanan kita. Subhanallah.
Islam
pun memberikan perhatian khusus soal senyum, Rasulullah dalam hadistnya “Senyum
kalian bagi saudaranya adalah sedekah,” (HR Tirmizi dan Abu Dzar).
Rasulullah pun juga mengingatkan “Jangan meremehkan sedikit pun dari amal
kebaikan, meski hanya sekadar bertemu saudaramu dengan wajah yang berseri-seri
(senyum)” (HR. Muslim).
Menurut ilmu kesehatan, senyum
merupakan suatu olahraga terbaik dan paling efektif untuk wajah. Senyum yang terpancar
dari raut wajah akan mengurangi lemak pada wajah, tersenyum pun juga akan mencegah
munculnya kerutan pada wajah. Sekali senyum, maka ribuan urat saraf yang
terdapat dalam seluruh tubuh mengalami pergerakan. Senyum juga membuat otot di
wajah lebih kencang dan tidak tegang.
Pernah kita berada di sebuah ruang tunggu bersama
orang-orang yang tidak saling kenal? Tentulah membosankan, pekerjaan menunggu
sangat menjemukan dan terkadang menegangkan, apa lagi dilalui dengan berdiam
diri. Lain halnya jika sembari menunggu kita berinteraksi dengan orang-orang
sekitar, bisa jadi jika pembicaraannya menarik, menunggu akan terasa lebih
menyenangkan. Yang jadi permasalahannya adalah, “bagaimana cara kita memecah
kebekuan diantara orang-orang tersebut”. Sebetulnya kita bisa memulai dengan
melontarkan senyum pada seorang yang duduk di sebelah atau yang berhadapan
langsung dengan kita. Dengan begitu orang tersebut kemungkinan besar akan
membalas senyum kita. Kalau sudah begitu kita bisa langsung mulai dengan sebuah
pertanyaan ringan seperti : apa kabar? Atau maaf jam berapa sekarang? Dan
selanjutnya terserah kita.
Seorang
psikolog di Universitas Michigan bernama Prof. James V. McConnell mengatakan
bahwa, “Orang yang tersenyum cenderung mampu mengatasi, mengajar, dan menjual
dengan lebih efektif, serta mampu membesarkan anak-anak yang lebih bahagia. Ada
jauh lebih banyak informasi tentang senyuman daripada sebuah kerut di kening.
Karena senyum itulah yang mendorong semangat, alat pengajar yang jauh lebih
efektif daripada hukuman.”
Sudah menjadi kebiasaan kita, saat
bercermin dengan memancarkan senyum terindahnya pastilah akan terlihat lebih
manis dan cantik daripada cemberut. Jika seseorang marah, cemas, takut, merasa
tertekan, otaknya mengeluarkan NOR-adrenalin, hormon yg sangat
beracun, diantara racun alami, hormon ini menempati urutan kedua setelah bisa
ular. Racun ini membuat sakit, cepat tua & cepat meninggal. Tetapi jika
seseorang marah, cemas, takut, merasa tertekan, otaknya mengeluarkan NOR-adrenalin,
hormon yg sangat beracun, diantara racun alami, hormon ini menempati urutan
kedua setelah bisa ular. Racun ini membuat sakit, cepat tua & cepat
meninggal (Dr. Shigero Haruyama).
Senyum juga bisa mengobati hati yang
terluka atau tersakiti. Hati yang gundah terasa tenang. Bila melihat senyum
hati kita akan merasa tenang. Senyum membuat kita lebih ikhlas. Senyum memberi
kesabaran, menguatkan jiwa!
Senyum itu sebenarnya adalah
ekspresi wajah yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu gerakan di
bibir atau kedua ujungnya, atau pula di sekitar mata. Itulah senyum. Senyum
mengisyaratkan bahwa orang tersebut menampilakan kebahagiaan dan rasa senang.
Dalam bukunya Dr. Aidh al-Qarni “La
Tahzan”, senyum merupakan suatu kata yang indah dan menarik hati, menyenangkan
dan menggembirakan. Maka tersenyumlah......!
Sering sekali kita mendapat nasehat
bahwa hadapilah segalanya dengan senyuman. Karena dengan senyuman kita bisa
mejadikan segala tantangan itu mudah dan dapat terselesaikan. Senyuman akan
memberikan banyak efek kepada orang disekitar kita. Kebahagiaan yang kita
rasakan akan dapat tertularkan kepada teman kita ketika kita tersenyum.
Karena itu tersenyumlah &
bersikaplah positif jika ingin hidup bahagia, sehat & berumur panjang. Senyumlah,,,,,
karna senyum itu memberimu kekuatan......
Rabu, Mei 1
Ku Jemput Rejekiku dengan Dhuha Mu
Ya Allah, ternyata ku temukan jawabanku..
Bila Engkau Kaya, maka hamba Mu juga akan bertekad tuk kaya.
Ku jemput rejekiku dengan Dhuha Mu Ya Allah
Hari ini, 20 menit sebelum berangkat Ujian Tengah Semester, ku sempatkan gelar sajadah tuk sholat Dhuha. Bersyukur, Alhamdulillah, Allah masih memberikan kepadaku nikmati sholat Dhuha. Ku niatkan sholat Dhuha ini hanya untuk Mu ya Allah. ku berharap dengan sholat dhuha ku kali ini, rezeki Mu untuk hamba sampai ditangan hamba.
Saat ku sudah melakukan sholat dhuha 6 rekaat, tiba-tiba kuat hati ini untuk melanjutkan sholat. Teringat akan nasehat bang Saptuari waktu seminar kewirausahaan dan launching Institut Kemandirian bahwa:
Hati ini semakin mantap tuk melakukannya. Ku tak tahu kapan Allah akan membukakan rejeki Nya kepadaku, lewat mana dan berapa. Yang Ku tahu dan yakin bahwa Allah itu Maha Kaya, dan tak akan membiarkan hamba Nya sengsara.
- 2 rekaat : kita minta kunci rejeki
- 4 rekaat : kita mengambil kunci rejeki
- 6 rekaat : kita memasukkan lobang pintu
- 8 rekaat : kita muter kunci rejeki
- 10 rekaat : kita membuka pintu rejeki
- 12 rekaat : kita ngambil itu rejeki
Siang hari, detik-detik aku hendak memejamkan mata. Allah memberikan jawaban atas doaku dalam sujudku tadi pagi. Ya, benar-benr tidak mengangka, Allah memberikan jatah rejeki ku.Melalui pimpinan fakultas bagian kemahasiswaan (meneleponku tuk melengkapi no rek), Allah memberitahuku bahwa itu adalah rejeki yang ku minta.Walaupun belum pasti, tapi aku yakin bahwa rejeki yang Allah berikan kepadaku tidak akan kemana.Terimakasih ya Allah, Engkau Maha Kaya.
Bila Engkau Kaya, maka hamba Mu juga akan bertekad tuk kaya.
Ku jemput rejekiku dengan Dhuha Mu Ya Allah
Langganan:
Postingan (Atom)






